Foto ilustrasi produk dari Ai
Jakarta ( Sukabumi Pos)- Dikutip dari laman Kementerian Pertanian, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengambil langkah cepat dalam menghadapi ancaman fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu produksi pangan nasional.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah program tanam serentak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 19 provinsi di seluruh Indonesia.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kekeringan yang kerap menyertai El Nino, sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan nasional tetap aman dan stabil.
Program tanam serentak tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim global.
Selain itu, program ini juga terintegrasi dengan inisiatif Cetak Sawah Rakyat yang bertujuan memperluas lahan pertanian produktif.
Dengan bertambahnya luas areal tanam, diharapkan produksi pangan nasional dapat terus meningkat dan mendukung upaya swasembada pangan.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah pusat dan daerah, penyuluh pertanian, hingga para petani turut berperan aktif dalam pelaksanaannya.
Tak hanya itu, keterlibatan generasi muda melalui Brigade Pangan menjadi energi baru dalam mendorong sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Melalui langkah strategis ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan. Sebab, apa yang ditanam hari ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan dan kesejahteraan bangsa di masa depan.
Editor : Nurman
Reporter : Sri Kinantias
