Peristiwa tersebut kali ini menelan korban jiwa, seorang wanita dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa longsoran tanah.
Berdasarkan keterangan di lapangan, korban bernama Apni Novianti umur 30 tahun warga Kampung Selamanjah Rt 01 Rw 11 Desa Karang Tengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 17.20 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Sukalarang.
Tebing di belakang rumah yang korban kontrak dilaporkan jebol dan longsor, menimpa korban yang saat itu tengah mencuci pakaian sepulang kerja.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukalarang, Heru Suhendar, yang turut terjun langsung dalam proses evakuasi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban tertimbun material longsoran tanah yang datang secara tiba-tiba.
“Saya bersama tim PAC PDI Perjuangan langsung turun membantu proses evakuasi bersama tim dari desa Sukamaju,dan kecamatan serta pihak kepolisian,” ujar Heru.
Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik. Petugas gabungan berupaya keras mengevakuasi korban dari timbunan tanah.
Sampai berita ini naik, peristiwa longsor ke dua kali yang menimpa rumah kontrakan dan menelan korban sudah ditangani Kepolisian Resort Kota Sukabumi.
Peristiwa longsor yang kembali terjadi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Mereka berharap adanya penanganan serius dari pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat kondisi tebing di kawasan tersebut dinilai masih rawan longsor, terutama saat hujan deras.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem melanda.
Editor : Hilman
Reporter : Amuy Mulyadi