Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Fokus Perbaikan Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas


Sukabumi ( Sukabumi Pos )- Setahun paska dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, H. Asep Japar dan H. Andreas tanggal 20 Februari 2025, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi yang sekarang dijabat oleh Uus Pirdaus, M.M yang akan focus pada perbaiakan infrastruktur, meskipun anggarannya terbatas.

Bagi mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DPPKB) dimana pun ditempatkan, baginya pengabdian adalah segalanya.

“ Ruang pengabdian tidak akan terhalang di mana saya di tempatkan oleh pimpinan, focus dan punya rencana kerja adalah tanggung jawab yang sudah diberikan pimpinan saya, dalam hal ini Bapak Asep Japar dan Bapak Andreas sebagai Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa ditawar-tawar untuk memperbaiki infrastruktur di Kabupaten Sukabumi “ jelas Uus

Menurut Uus, visi dan misi pemerintah Kabupaten Sukabumi , Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah ( Mubarokah ) harus diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur berjalan lebih optimal.

“ Alhamdulillah, kabupaten Sukabumi memiliki jalan sepanjang  1.424,36 yang membentang dari perbatasan provinsi Banten dan berbatasan dengan beberapa kabupaten di Jawa Barat. Dan kemarin saya petakan jalan yang rusak mencapai 502 kilometer adalah pekerjaan yang akan kami perbaiki, meskipun anggaran terbatas, tapi semangat untuk menjadikan kabupaten yang Mubarokah dan memberi kenyamanan kepada masyarakat adalah tekad kami “ jelas Uus lagi.

Uus lebih jauh menjelaskan, bahwa seluruh pengerjaan infrastruktur dilakukan dengan standar kualitas yang lebih tinggi demi menjamin daya tahan jangka panjang.

“ Fokus kami di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi dalam masa kepemimpinan Bapak Bupati Asep Japar dan Bapak Andreas untuk memastikan akseleresi pembangunan jalan dan jembatan berjalan tepat sasaran “ jelas Uus saat diajak ngobrol.

Uus menyadari, pembangunan infrastruktur sangat vital untuk membantu perkembangan ekonomi khususnya untuk penguatan dan ketahanan.

“ Kami tidak hanya membangun, tapi kami juga dituntut memperkuat jembatan-jembatan penghubung supaya roda ekonomi berjalan terutama hasil pertanian dari desa ke kota, bisa lebih cepat dan efisien. Ini adalah upaya teknis untuk menyatukan potensi wilayah” tambah Uus sekaligus mengunci obrolan


Redaktur : Rangga
Editor : Nurman
Reporter : Amuy Mulyadi
Lebih baru Lebih lama